Kementan Pastikan 39.861 Bibit Kelapa di Sulut Siap Disalurkan ke Petani
JAKARTA – Kementerian Pertanian memastikan sebanyak 39.861 batang bibit kelapa di Sulawesi Utara siap disalurkan kepada petani setelah melalui proses verifikasi lapangan. Kesiapan bibit tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam pengembangan komoditas kelapa dan penguatan program hilirisasi nasional. Pengawalan dilakukan melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara sebagai tindak lanjut arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan ke lokasi pembibitan kelapa di Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.
Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., menyampaikan bahwa BRMP bersama seluruh pihak terkait bergerak cepat melakukan verifikasi ulang jumlah dan kondisi bibit di lapangan untuk memastikan bantuan pemerintah berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Menurutnya, arahan Menteri Pertanian menjadi momentum memperkuat pengawasan dan tata kelola bantuan pemerintah agar lebih berkualitas, akuntabel, serta mampu meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Verifikasi dilakukan di dua lokasi pembibitan, yakni Kelurahan Bengkol, Kota Manado dan Desa Suwaan, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.
Hasil verifikasi bersama penyuluh dan instansi terkait hingga 16 Mei 2026 menunjukkan sebanyak 39.861 batang bibit kelapa dinyatakan siap salur. Tim juga melakukan pemeriksaan terhadap bibit yang sebelumnya terdampak serangan hama Brontispa sp., dengan hasil menunjukkan kondisi tanaman membaik setelah dilakukan pengendalian. Kepala BRMP Sulawesi Utara Steivie Karouw menegaskan pengawalan dilakukan mulai dari verifikasi jumlah bibit, pemantauan pertumbuhan tanaman, hingga memastikan bibit yang disalurkan benar-benar sehat dan layak tanam sehingga program bantuan dapat memberikan manfaat optimal bagi petani.